ISTRI SELALU MENDO'AKAN KESUKSESAN SUAMINYA
Mendo’akan kesuksesan suami adalah salah satu ciri dari wanita yang pantas dirindukan surga Allah. Kepandaian seorang wanita muslimah dalam mensyukuri pemberian nafkah suami, akan lebih baik apabila disertai...
dengan do’a. Artinya, mendo’akan suami agar mendapat kemudahan dalam mengupayakan nafkah keluarga, diberi kesehatan fisik dan mentalnya, diberi kemampuan dan kemauan kerja yang optimal dan diberi penghasilan yang maksimal, barakah, halal, dan baik. (halalan-thayyiba). Kita telah memaklumi bahwa do’a dalam Islam mendapat tempat yang sedemikian terhormat. Sebagaimana firman Allah swt.:
...
“....Berdo’alah kalian kepada-Ku,pasti Kuperkenan kan doa kalian !...”
(Surat Al-Mukmin : 60).
Ayat ini secara tegas memerintahkan kepada kita sekalian agar berdo’a kepada Allah SWT. Dengan berdo’a berarti seseorang telah melaksanakan salah satu dari perintah-perintah-Nya. Ia membuktikan diri sebagai hamba yang lemah, sangat memerlukan pertolongan dari-Nya Yang Ma ha Sempurna,meyakini hanya Dia-lah Yang Maha Adil Kuasa dan sekaligus meyakini hanya Dia-lah yang Berhak dipertuhan.
Maka sebagai bukti keshalihan seorang wanita muslimah yang shalihah, ia mesti rajin berdo’a kepada Allah SWT, termasuk di dalamnya mendo’akan suaminya agar diberi kesuksesan dalam bekerja mencari nafkah. Dengan mendo’akan kesuksesan suami, wanita muslimah telah melaku kan dua keshalihan secara sekaligus. Pertama, keshalihan berupa keta’atan menjalankan perintah Allah, karena do’a adalah hal yang diperintahkan oleh-Nya dan Kedua, kesalihan berupa kebaktian yang tulus kepada suami. Sehingga pahala yang bakal ia dapatkanpun akan berganda, yakni pahala atas keta’atannya melaksanakan perintah-Nya dan pahala atas kebaktiannya terhadap suami. Wanita tersebut layak memasuki surga Allah.
Selain pahala ganda yang bakal diperoleh, dengan men do’akan kesuksesan suami, seorang wanita muslimah juga akan mendapatkan keuntungan ganda pula. Yakni ke untungan atas kesuksesan nafkah yang diperoleh suami itu sendiri. Karena dengan suksesnya suami dalam mencari nafkah, praktis yang mendapatkan keuntungan tidak hanya pihak suami semata, melainkan diri istripun akan diun tungkan lantaran diterimanya nafkah dari suami dengan jumlah yang maksimal. Sehingga suami istri dan anak-anak serta anggota keluarganya akan tersejahterakan karenanya dengan kesejahteraan yang lebih maksimal.
Demikianlah beberapa hal yang mesti dilakukan oleh para wanita muslimah dalam mewujudkan kepandaian dirinya untuk selalu mendukung dan mendo’akan kesuksesan suaminya Sehingga para suami praktis terbahagiakan dan para istri sendiri pun terbahagiakan karenanya.
dengan do’a. Artinya, mendo’akan suami agar mendapat kemudahan dalam mengupayakan nafkah keluarga, diberi kesehatan fisik dan mentalnya, diberi kemampuan dan kemauan kerja yang optimal dan diberi penghasilan yang maksimal, barakah, halal, dan baik. (halalan-thayyiba). Kita telah memaklumi bahwa do’a dalam Islam mendapat tempat yang sedemikian terhormat. Sebagaimana firman Allah swt.:
...
“....Berdo’alah kalian kepada-Ku,pasti Kuperkenan kan doa kalian !...”
(Surat Al-Mukmin : 60).
Ayat ini secara tegas memerintahkan kepada kita sekalian agar berdo’a kepada Allah SWT. Dengan berdo’a berarti seseorang telah melaksanakan salah satu dari perintah-perintah-Nya. Ia membuktikan diri sebagai hamba yang lemah, sangat memerlukan pertolongan dari-Nya Yang Ma ha Sempurna,meyakini hanya Dia-lah Yang Maha Adil Kuasa dan sekaligus meyakini hanya Dia-lah yang Berhak dipertuhan.
Maka sebagai bukti keshalihan seorang wanita muslimah yang shalihah, ia mesti rajin berdo’a kepada Allah SWT, termasuk di dalamnya mendo’akan suaminya agar diberi kesuksesan dalam bekerja mencari nafkah. Dengan mendo’akan kesuksesan suami, wanita muslimah telah melaku kan dua keshalihan secara sekaligus. Pertama, keshalihan berupa keta’atan menjalankan perintah Allah, karena do’a adalah hal yang diperintahkan oleh-Nya dan Kedua, kesalihan berupa kebaktian yang tulus kepada suami. Sehingga pahala yang bakal ia dapatkanpun akan berganda, yakni pahala atas keta’atannya melaksanakan perintah-Nya dan pahala atas kebaktiannya terhadap suami. Wanita tersebut layak memasuki surga Allah.
Selain pahala ganda yang bakal diperoleh, dengan men do’akan kesuksesan suami, seorang wanita muslimah juga akan mendapatkan keuntungan ganda pula. Yakni ke untungan atas kesuksesan nafkah yang diperoleh suami itu sendiri. Karena dengan suksesnya suami dalam mencari nafkah, praktis yang mendapatkan keuntungan tidak hanya pihak suami semata, melainkan diri istripun akan diun tungkan lantaran diterimanya nafkah dari suami dengan jumlah yang maksimal. Sehingga suami istri dan anak-anak serta anggota keluarganya akan tersejahterakan karenanya dengan kesejahteraan yang lebih maksimal.
Demikianlah beberapa hal yang mesti dilakukan oleh para wanita muslimah dalam mewujudkan kepandaian dirinya untuk selalu mendukung dan mendo’akan kesuksesan suaminya Sehingga para suami praktis terbahagiakan dan para istri sendiri pun terbahagiakan karenanya.
Komentar
Posting Komentar